Uncategorized

Apa yang Dapat Dilakukan Desain UI/UX Perusahaan yang Hebat untuk Bisnis Anda

Enterprise UI/UX Design
Gizalab Staff
Gizalab Staff
LinkedinTwitterInstagram
Product Designer

Gizalab is UI/UX Design Agency based in Indonesia. We're end to end UX expert with over 14 years of expertise. Have been worked across multiple industries in 5 countries. Gizalab is here to help simplify your innovation journey.

Gizalab is UI/UX Design Agency based in Indonesia. We're end to end UX expert with over 14 years of expertise. Have been worked across multiple indust... Show more

Table of Content

Banyak orang belum menyadari betapa pentingnya memanfaatkan desain UI/UX yang bagus.

Di abad ke-21, kemajuan teknologi tidak pernah secepat ini sebelumnya. Semua orang pasti ingin merasakan teknologi terbaru dan tidak membuang waktunya yang berharga. Memeriksa situs web atau aplikasi mobile juga sama. Dalam hal ini, pengguna sangat tidak sabar.

Jika sebuah halaman tidak dimuat dengan cukup cepat atau sebuah aplikasi membutuhkan waktu terlalu lama untuk dibuka, pengguna akan menjadi frustrasi. Oleh karena itu, mereka tidak akan mengejar tujuan mereka.

Hal ini bisa menjadi berita buruk bagi brand dan bisnis dengan kehadiran online yang aktif. Akibatnya, reputasi mereka dapat rusak dan bahkan strategi pemasaran serta pendapatan mereka dapat terpengaruh secara negatif. Semua faktor ini menyoroti pentingnya UI/UX yang dirancang dengan baik.

Desain UI/UX memiliki banyak manfaat bagi perusahaan, seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

1. Memperoleh lebih banyak pelanggan

Foto oleh Austin Distel di Unsplash

Mendapatkan pelanggan baru adalah inti dari akuisisi pelanggan. Hal ini melibatkan perihal meyakinkan pelanggan bahwa produk atau layanan perusahaan sepadan dengan uang hasil jerih payah mereka. Dalam hal mengevaluasi nilai yang dibawa pelanggan ke bisnis, biaya akuisisi pelanggan merupakan tolok ukur penting. 

Dibutuhkan banyak perencanaan dan strategi untuk mendapatkan pelanggan. Untuk mendapatkan pelanggan baru, berbagai strategi biasanya digunakan, salah satunya adalah meningkatkan pengalaman pengguna (user experience).

Pengalaman pengguna yang bernilai dan kuat merupakan keunggulan kompetitif bagi bisnis dalam hal menarik dan mempertahankan pelanggan. Semakin menarik dan intuitif desain situs sebuah brand, semakin mudah bagi mereka untuk membangun kepercayaan, dan dengan demikian meningkatkan peluang mereka untuk menarik pengguna dan mengubahnya menjadi pelanggan. Faktanya, desain UI/UX yang lebih baik seringkali lebih efektif dalam mendapatkan pelanggan baru daripada harga.

2. Meningkatkan retensi pelanggan

Sama halnya dengan akuisisi pelanggan, retensi pelanggan memerlukan perencanaan dan strategi yang cermat. Untuk mempertahankan pelanggan, bisnis harus mampu memberikan nilai kepada basis pelanggan mereka yang sudah ada dan mendapatkan nilai dari mereka. Bisnis harus berusaha keras untuk mempertahankan pelanggan mereka seperti yang mereka lakukan dalam memperolehnya.

Dengan memperoleh pelanggan baru, bisnis membangun basis pelanggan yang kuat. Strategi retensi pelanggan adalah kunci untuk mempertahankan hubungan yang kuat dengan pelanggan sekaligus memaksimalkan pendapatan.

Jika Anda membangun aplikasi bisnis yang intuitif dan cantik, lebih banyak orang akan ingin menggunakannya. Selain itu, mereka akan ingin menggunakannya lagi dan lagi. Mudah dinavigasi dan dipesan dari aplikasi mobile yang cantik jika Anda memiliki toko online.

Kemudahan penelusuran membuat orang lebih cenderung memilih dan membeli item meskipun mereka tidak ingin membeli.

3. Pengembangan hemat biaya dan hemat waktu

Foto oleh Alexander Mils di Unsplash

Sudah menjadi fakta umum bahwa aplikasi atau situs web yang dirancang dengan baik akan berfungsi dengan baik. Jelas, ada yang dirancang dengan buruk dan ada yang telah dipikirkan dan direncanakan dengan hati-hati. Mayoritas orang tidak suka menggunakan aplikasi yang sering terdapat bug, sering crash, dan memiliki desain yang ketinggalan jaman. Situs web yang tidak intuitif dengan tipografi yang buruk dan skema warna yang terputus-putus juga akan memiliki rasio pentalan yang tinggi.

 Untuk semua alasan ini, brand dan bisnis harus menyewa agen desain web profesional. Bantuan dari para profesional ini akan menghemat waktu dan uang mereka dengan mengintegrasikan UI/UX yang efisien dan dioptimalkan.

Dengan memasukkan desain UI/UX ke dalam proses pengembangan, bisnis dapat menentukan dan mengatasi masalah kegunaan selama dan setelah pengembangan. Desainer dapat mengantisipasi kebutuhan pengguna sebelum merilis solusi ke khalayak yang lebih luas. Pada akhirnya, ini akan memastikan desain dapat diskalakan dan fleksibel, sehingga dapat berkembang bersama pengguna.

4. Meningkatkan produktivitas

Sebagian besar bisnis saat ini membutuhkan interface yang dapat membantu mereka memasarkan produk dan layanan mereka untuk mendapatkan keuntungan. Untuk menginspirasi karyawan agar bekerja dengan antusias dan penuh semangat, pengalaman pengguna dan desain harus sederhana namun efektif.

Sistem penghargaan dan keterlibatan yang sudah ketinggalan zaman dapat menjadi tantangan bagi karyawan untuk bekerja sama. Ini dapat berdampak negatif pada produktivitas mereka. Dengan menggunakan desain UI/UX yang efektif dan efisien, tata letak dan menu dapat dioptimalkan untuk memfasilitasi interaksi. Selain itu, dapat memotivasi tenaga kerja untuk melakukan tugas mereka secara efisien.

Karyawan juga dapat memanfaatkan sistem UI/UX yang hebat dengan mengurangi kesalahan dan mendukung alur kerja yang lebih lancar. Akan sangat membantu jika pengguna dapat melihat sekilas informasi penting dengan menggunakan warna-warna terang dan menyorot konten yang relevan. Dengan demikian, mereka akan dapat fokus pada informasi yang paling penting tanpa terganggu.

5. Lebih melibatkan pengguna

Foto oleh Adam Wilson di Unsplash

Jika pengunjung Anda tidak berinteraksi dengan situs web atau aplikasi Anda, goals, funnel, dan call-to-action tidak akan berarti. Keterlibatan pengguna harus menjadi prioritas bagi semua desainer UI/UX, dan keputusan mereka harus didasarkan pada hal tersebut. Situs web sebuah brand memiliki waktu sekitar 3 detik untuk meyakinkan pelanggan potensial bahwa mereka telah tiba di tempat yang tepat. Untuk membuat mereka ketagihan, mereka memiliki waktu sekitar 30 detik.

Dengan desain yang dipikirkan dengan matang,  brand dapat memandu pengunjung menuju tindakan tertentu di situs web mereka. Oleh karena itu, desainer harus memperjelas di setiap halaman situs tindakan apa yang harus diambil pengguna selanjutnya. 

Penting untuk menjadi instruktif dalam hal desain UI/UX untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Informasi langsung dan jelas tentang apa yang dilakukan situs atau halaman bermanfaat dan harus didahulukan daripada desain rumit yang terlihat keren atau menarik.

Share project link:
Other Blogs
Pelokalan
Bagaimana Pilihan Kata Bisa Merusak atau Mempercantik Pelokalan (Localization)

Setelah lama berkecimpung di dunia Content Writing, Copywriting, dan UX writing, saya menyadari betapa pentingnya pemilihan....

above the field
Bagaimana “Above the Fold” Mempengaruhi User Experience dalam Website Desain

Kamu mungkin pernah mendengar istilah Fold atau lipatan dalam website atau UX Design. Fold sendiri mengacu pada bagian halaman website yang langsung....

5 Tips untuk Mendelegasikan Pekerjaan Secara Efektif Bagi Para Manajer Baru

Para manajer wajib memiliki kemampuan untuk mendelegasikan pekerjaan. Delegasi sendiri merupakan kemampuan vital yang mungkin bagi....